Bagi jamaah yang kebetulan maktabnya dekat dengan masjidil harom atau istilahnya di ring I, maka sholat di masjidil harom tentulah bukan suatu masalah karena jarak yang dekat dan bisa ditempuh dengan jalan kaki.
Tapi bagi jemaah diluar ring I, maka ini baru bermasalah terutama bagi yang sudah sepuh. Namun banyak cara untuk tetap dapat menjalankan sholat lima waktu di masjidil harom.
Diantaranya dengan menggunakan taksi. Namun dengan taksipun masih bisa bermasalah karena banyak cerita bahwa supir taksi pun banyak yang tidak tahu daerah maktab para jemaah.
Banyak jalan menuju ke masjidil harom. Mintalah denah jalan ke pengurus haji di maktab lalu tanyakan apakah ada bis yang mengantar ke masjidil harom atau jalur bis jika harus membayar. Ataupun jalan kaki jika masih segar.
Jika berniat sholat di masjidil harom dengan berjalan kaki ke masjidnya sebaiknya berangkat pagi hari jadi pagi saat dhuha tiba di masjidil harom. Sambil menunggu sholat zhuhur dan asar berdzikirlah atapun mengaji Al quran. Jika saatnya makan siang keluar dulu dari masjidil harom dan tentunya setelah sholat zuhur terlebih dahulu.
Selesai makan segera kembali ke masjid lagi sambil menunggu sholat ashar.Perbanyaklah sholat sunat dan berdzikir . Setelah sholat ashar baru pulang ke maktab.
Manfaatkanlah waktu selama berada di tanah suci untuk beribadah. Bukankah sekali sholat di masjidil harom sama dengan seratus ribu kali sholat di tempat lain kecuali di masjid nabawi.
Jangan sampai jarak jauh menghalangi Anda untuk sholat di masjidil harom. Perteguhlah tekad, kuatkan niat, bersabarlah dan lakukanlah. Jangan lupa berdoa agar diberi kekuatan, kesabaran , kesehatan, keamanan dalam menjalankan ibadah haji.
Karena banyak cerita karena jauhnya maktab dengan masjidil harom, sholat di masjil harom hanya dilakukan hanya beberapa kali. Sungguh sangat sayang jika di tanah suci sholat di masjidil harom hanya beberapa kali.
Akhir kata, semoga menjadi haji mabrur. aamiin.







