Siang tadi nonton film Bed Time Stories. Film ini sederhana tapi lucu.
Dengan mengembangkan cerita tentang dongeng sebelum tidur yang menjadi kenyataan dalam kehidupan sehari-hari sang tokoh (Adam Sandler) keesokan harinya. Berbeda dengan film komedi Indonesia yang menyuguhkan teriakan-teriakan, atau banyolan yang dipaksakan.
Kisah film ini dimulai ketika sang tokoh masih kecil sering bermain di motel hasil dari usaha ayahnya. Namun motel tersebut dijual dan si pembeli berjanji akan memberikan kedudukan sebagai pengelola kepada sang tokoh.
Dua puluh lima tahun berlalu. Adam sandler jadi teknisi hotel. Dan si pembeli motel ayahnya lupa akan janjinya.
Kakak Adam sandler (kepala sekolah) akan pergi melamar pekerjan yang lain sehingga menitipkan anak-anaknya kepada adam sandler untuk malam hari sedangkan siang oleh seorang guru wanita.
Kisahpun dimulai ketika akan tidur. Anak anak itu minta diceritakan dongeng sebelum tidur.
Selesai bercerita keesokan harinya adam sandler mendapati cerita yang dia sampaikan menjadi kenyataan.
Malamnya bercerita lagi dan keesokannya, apa yang diceritakan terjadi kembali. Ketika menyadari ada kaitannya dengan cerita maka Adam yang berkinginan menjadi pengelola hotel bercerita dengan meninggikan suara sehingga anak anakpun takut. Keesokan harinya terjadi hal yang diluar keinginannya.
Kejadian terus berulang hingga di hari akhir diapun mendapatkan pekerjaan untuk jadi pengelola hotel. Namun hal ini membuat anak anak bersedih hingga akhirnya Adampun mengelola hotelnya sendiri.
Ada kisah keegoan Adam, konflik, romantisme dll . Lucu dari awal hingga akhir.
Layak ditonton untuk menghilangkan kejenuhan.
Tidak mau ketinggalan artikel ? Subscribe RSS Dunia Fana !!
Lebih dari 200 artikel di blog ini. Artikel berdasar kategori dan berdasar tanggal
