Apakah Anda punya sepeda motor ? Jika punya, tentu Anda bisa mengendarainya bukan ? Atau barangkali tidak bisa. Namun banyak juga yang tidak mempunyai sepeda motor tapi dapat mengendarainya.
Ketika sedang mengendarai sepeda motor terkadang kita melihat di pinggir jalan ada rekan kita yang sedang menunggu angkutan umum dan terkadang kita berhenti lalu menawarkan diri untuk memboncengnya. Bisa juga teman kantorpun yang akan pulang terkadang minta dibonceng ataupun kita yang menawarkan diri. Hal ini sudah merupakan hal yang biasa.
Yang dilihat disini adalah jika yang menawarkan diri untuk membonceng maupun yang dibonceng itu berlainan jenis. Katakanlah yang menawarkan diri adalah cowok dan yang dibonceng adalah cewek.
Nah jika terjadi rem mendadak entah itu disengaja atau tidakĀ atau jalan dalam posisi menurun, maka posisi paha dalam cewek terkadang akan kena ke paha luar cowok. Bagi cowok yang belum biasa membonceng cewek biasanya jika terjadi “gesekan” kecil tersebut, maka akan ada terasa getaran “serr” ke hati.
Lama kelamaan “rasa” itu akan hilang jika membonceng lawan jenis terus dilakukan. Hal ini diakui oleh teman yang melakukan. Ada juga yang mengatakan bahwa membonceng cewek itu gak boleh tapi tetap dilakukan juga dengan alasan amanah.
Jadi masihkah membonceng lawan jenis saat mengendarai motor ?
Tidak mau ketinggalan artikel ? Subscribe RSS Dunia Fana !!


Klo yg di boncengnya yg “Srerrr..srr..” ya walo sering ttp aja “Srerrr..srr..”… he3..