Saat kita berbuat kesalahan dan ketika menyadari bahwa itu sebuah kesalahan tentunya perbuatan yang terpuji adalah kita minta maaf kepada orang yang kita jahili atau teraniaya karena perbuatan kita, namun jarang sekali kita meminta maaf saat itu juga. Momen yang dipergunakan untuk meminta maaf adalah biasanya ketika merayakan hari raya.
Ketika hari raya Idul Fithri maupun Idul Adha kita sering saling kirim sms yang berisikan mohon maaf lahir batin. Rangkaian kata yang kita terima begitu indah sehingga menambah syahdunya momen hari raya tersebut.
Tetapi selama ini, pernahkah kita memaafkan kesalahan orang lain tersebut baik lewat sms maupun secara langsung ? Karena belum menjadi suatu kebiasaaan jika menerima sms yang berisikan mohon maaf lahir batin lalu dibalas dengan kalimat “Saya maafkan kesalahan kamu dan saya juga minta maaf lahir batin atas kesalahan saya ke kamu”, maka seringnya saya pun membalas dengan mengirim sms yang hanya berisi minta maaf juga.
Padahal minta maaf itu tindakan yang baik terlebih memaafkan kesalahan orang lain adalah tindakan terpuji. Dan sering juga, jika kita bersilaturahmi dan saling bersalaman maka kalimat yang terucap adalah “Mohon maaf lahir batin” dan jawabannya biasanya “Sama sama”.
Di rumah saya, orang tua memberlakukan minta maaf dan memaafkan. Setelah ibu minta maaf kepada ayah lalu ayah memaafkan ibu, kemudian giliran ayah minta maaf ke ibu lalu ibu memaafkan kesalahan ayah dan berlanjut ke anak anaknya
Oleh karena itu biasakanlah minta maaf dan yang paling penting adalah memaafkan kesalahan orang lain, berat memang tapi biasakanlah. Sekecil apapun kebaikan, Alloh akan menghitungnya dan akan menjadi timbangan kebaikan di padang mahsyar nanti. aamiin.
