Kalau kemarin membahas tentang memberikan salam saat menerima ataupun menelpon seseorang, kali ini yang akan dibahas adalah lafadz atau cara dalam mengucapkan salam.
Lafadz salam adalah : assalaamu ‘alaikum, harus jelas terdengar oleh penerima salam. Sering kita mendengar orang baik ketika itu bertemu di jalan atau bertemu dimanapun ataupun juga ketika saat akan memasuki ruangan dimana orang yang memberikan salam seakan mengucapkan hanya assa dan kum saja karena penekanannya di assa dan kum ( paling banyak yang dilakukan orang adalah penekanan di kata kum saja ) dan yang lucunya yang menjawab salam pun seperti cukup menjawab lam saja. Jadi kelihatannya salam dan jawaban salam adalah KUM dan LAM.
Padahal jika salam itu diucapkan terlalu cepat, maka dikhawatirkan bukan doa keselamatan yang diberikan oleh pemberi salam kepada penerima salam melainkan doa celaka karena bukan assalaamu ‘alaikum (keselamatan atasmu) melainkan assamu ‘alaikum ( kecelakaan bagimu). Naudzubillah min dzalika ( semoga kita terlindung dari hal yang demikian).
Pemberi salam dalam mengucapkan salam haruslah mengucapkannya dengan jelas sehingga penerima pun mengetahui dengan jelas apa yang diucapkan dan menjawabnya pun harus jelas dan terdengar oleh si pemberi salam. Oleh karena itu biasakanlah jika memberikan salam harus dengan jelas.
