Di acara Tomorrow Today ( DW-TV) di Metro TV, seorang dokter yang mengidap penyakit dyslexia menceritakan bahwa dirinya saat di SMA sering di marahi oleh gurunya. Gurunya sering berkata kamu ini bodoh, berapa kali saya harus mengulang membaca untuk kamu.
Apa itu dyslexia ? dyslexia adalah suatu kesulitan seorang anak dalam membaca dan menulis, yaitu ketika membaca sang anak gagal dalam memfungsikan antara penglihatan, bahasa dan memori secara simultan. Sebagai contoh dys lexiada lahsu atukes ulitan yang berarti dyslexia adalah suatu kesulitan.
Anak akan merasa kesulitan apa yang telah dibaca sehingga jika di sekolah terkadang sering membuat sang anak frustasi. Apalagi jika sang anak sering diolok olok oleh temannya bahkan mungkin anak tidak mau berangkat sekolah. Namun apakah pengidap dyslexia merupakan orang yang bodoh. Tidak juga. Buktinya yang bercerita adalah seorang dokter.
Bagaimana cara mengatasinya ? Pergi ke spesialis anak yang mengetahui bagaimana caranya membaca dan menulis yang benar.

Memahami kasus DYSLEXIA menjadikan salah satu parameter bahwa dalam melakukan bimbingan kepada Anak-2 maupun Remaja sangatlah berbahaya bila di lakukan dengan cara Emosi apalagi dengan marah yang tidak terkontrol. Sebagai sharing dari pengalaman yang ada saya sangat harapkan kepada setiap orang tua, mari kita didik anak-2 kita dengan penuh kasih sayang dan perhatian yang baik & benar (Jauhkan dari rasa amarah karena bukan solusi yang baik) agar anak-2 sebagai generasi kita tidak mengalami LUKA EMOSI yang mendalam, kasihan mereka.Dengan adanya banyak luka emosi akan besar kemungkinan Kecerdasan Emosi mereka akan lemah sehingga daya kreatifitas dan produktifitas akan ikut melemah … Untuk sekali lagi mari kita sebagai ORTU bersedia untuk bisa bimbing dan didik anak-2 kita dengan suasana penuh perhatian, kasih sayang dan saling mengerti sehingga kita akan menjadikan teladan bagi mereka. Jaga Hati dan perasaan mereka agar mereka bisa tumbuh sehat, salah satunya dengan cara jalin komunikasi 2 arah. Selamat beraktifitas